"And in the end, the love we take is equal to the love we make." - The Beatles

29 Juni 2012

Don't Let Your Wish Die

Kemarin malem, Bapak ngajak aku ke mall. buat nyupirin beliau. setengah malas sih, tapi gak papa, biar Bapak senang. berangkat deh kita.

Singkat cerita, di mobil emang kita enggak ngomong banyak. lebih banyak beliau yang memberikan pesan-pesan untukku yang lagi sibuk-sibuknya kuliah. Sebagai anak aku cuma bisa ngangguk-ngangguk.

Selang berapa lama, Bapak nanya, "Hari ini tanggal berapa sih?"
dan aku jawab seingatku, "tanggal 28 yah. kenapa emang?"
beliau pun dengan nada bertanya menatapku dari samping, "memang kamu lupa hari ini hari apa?"

Deg, seketika jantungku mau copot rasanya. bagaimana bisa aku lupa bahwa hari ini, 28 Juni, adalah hari jadi kedua puluh bapak dan ibu. 20 tahun yang lalu bapak dan ibu menikah. sumpah aku benar-benar lupa. padahal kemarin pas libur. gak ngerti lagi deh.

Aku cuma bisa diam dan terus nyetir. Nggak tahu harus bilang apa ke bapak malam itu.

Pikiranku berkecamuk kala itu. Ada ribuan kata yang seharusnya bisa aku utarakan kepada bapak, tapi entah kenapa lidahku terasa kelu. mati rasa. tenggorokanku tercekat. bingung bukan main. Ada jutaan harapan yang harusnya bisa aku ucapkan kepada beliau dan istri beliau di rumah. tetapi memang dari dulu aku tidak pernah bisa mengutarakan harapan dan doa kepada orang yang aku tuju. hanya bisa lewat shalatku.

Bagi setiap orang, harapan adalah apa-apa yang menjadi mimpi. Orang berharap bukan karena ia belum memiliki atau mendapatkannya, orang berharap lebih karena ia tidak yakin pada harapannya itu. Ketika seseorang yakin bahwa ia akan mendapatkan sesuatu di kemudian hari, ia tidak akan berharap. ia akan menunggu sampai keinginannya tercapai.

Maka ketika aku ragu apakah suatu mimpi akan tercapai, aku baru bisa berharap. karena sudah kodratnya manusia tidak mengharapkan sesuatu yang telah pasti. manusia tidak mengharapkan kematian. dan seharusnya pun manusia tidak perlu berharap akan jodoh, karena jodoh adalah kepastian.

Lha kok jadi ngawur gini?

Aku tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan, apa yang akan aku alami, dan apa saja yang akan aku hilangkan. Bukannya aku tidak peduli, tetapi memang seharusnya kita lebih fokus terhadap apa yang terjadi pada saat ini, bukan di masa depan. Maka dari itu aku berharap di ulang tahun pernikahan ibu dan bapak, semoga diberikan kesehatan dan kebahagian hingga tua kelak. semoga anak-anakmu bisa mencontoh kalian berdua.

Oh ya, dan ternyata Bapak ke mall cuma mau beli kue. awww so sweet :D


22 Juni 2012

Gelisah!

Teman-teman, malem ini aku gak bisa tidur, jadinya kebetulan sekalian nulis tugas. mumpung lagi ada inspirasi malem-malem. emang deh, terkadang ide-ide paling oke datangnya pas kita mau tidur. sepertinya otak kita memang didesain untuk terus bekerja, bukan untuk tidur.

Oke, kalo boleh jujur aku nggak bisa tidur karena mikirin beberapa nilai UTS-ku yang enggak sesuai sama ekspektasi. oke, aku emang boleh dibilang agak perfeksionis. Emang sih nilai bukan segalanya. tetapi mau gimana lagi, dengan nilai segitu aku harus usaha mati-matian buat dapetin hasil terbaik di UAS nanti. Itu juga belom pasti bakalan bikin nilai mata kuliah ini bagus. Halah, jadi gelisah gini kan.

Kalo ngomongin soal kegelisahan, apa sih yang paling bikin temen-temen gelisah sampe nggak bisa tidur? Biasanya sih enggak jauh-jauh dari pelajaran, kata-kata yang bikin keingetan, omelan guru, pacar, gebetan, atau karena besok mau disunat. apalah. pokoknya gelisah itu enggak enak. setuju kan ya?

Tapi tahukah teman, kegelisahan itu datangnya bukan dari luar diri kita, bukan dari masalah yang kita hadapi. gelisah itu datang dari diri kita sendiri, yang kesulitan untuk menentukan sikap dalam menghadapi suatu problema. cielah. iya nggak sih? coba temen-temen pikirin. misalnya kayak aku nih gelisah mikirin nilai, mungkin ada temenku yang mungkin nilainya lebih jelek dari pada nilaiku, tapi malem ini lagi tidur pules banget. ada loh.

Entah dia merasa bahwa kelak IP-nya semester cukup buat dongkrak IPK-nya, atau emang dia nggak peduli sama sekali. entah. Yang jelas dia berhasil menyikapi masalahnya dengan cara yang terbaik.

Tetapi melepaskan masalah untuk menghilangkan kegelisahan juga salah sih sebenernya. Itu namanya lepas sama tanggung jawab kita. Gelisah itu kan suatu cara agar kita menemukan solusi. Toh kalo nggak bisa tidur jadi ada waktu buat belajar, supaya nilai UAS-ku bagus. kan begitu? Atau yang lagi punya gebetan terus sering gelisah dan gak bisa tidur, coba deh manfaatin waktu-waktu kamu buat nyusun strategi, bukan diabisin buat bongkar profile facebooknya. ketawan deh suka kepo.

Intinya, buatku pribadi, gelisah itu pertanda baik, selain untuk mencari solusi masalah, bisa jadi buat introspeksi diri, berkaca pada diri sendiri sambil mencari tahu sumber masalahnya. supaya dikemudian hari nggak kejadian lagi. Oke?

Sip deh. selamat malam semuanya!

10 Mei 2012

Manusia dan Tanggung Jawab

Tugas IBD lagi nih. langsung aja yah ga pake basa basi. ada yang punya pandangan tersendiri akan tanggung jawab?

Menurutku sendiri, tanggung jawab adalah langkah yang diambil seseorang dengan memperhitungkan risiko secara baik-baik. tanggung jawab itu harus sejalan dengan bentuk tindakan yang diambil. contoh kecil jika kita memutuskan untuk menikahi seseorang, tanggung jawab yang harus dilakukan adalah membahagiakan dan memenuhi kebutuhannya lahir batin. oke contohnya kejauhan deh kayaknya...

contoh yang lebih sederhana lagi. berdasarkan pengalaman pribadi. dulu aku memutuskan untuk ikut les bahasa inggris pas SMP. orang tuaku memberikan fasilitas dan tanggung jawabku adalah memanfaatkan apa yang telah diberikan orangtua secara maksimal. 

memang tanggung jawab itu berat. susah banget dijalain. apalagi kalau melihat kebelakang, sering kali aku merasa bahwa ini adalah keputusan yang ngaco. mungkin dulu aku lagi mabok peuyeum pas daftar les bahasa inggris.tapi aku mencoba ngejalanin itu semua dengan ikhlas dan perasaan enteng. ada sebuah cita-cita kecil yang aku simpan bahwa suatu saat nanti aku ingin ngomong cas cis cus sama bule. dan untuk menuju ke arah sana aku harus lulus les bahasa ini. atau kalau mungkin karena suatu hal lesku terhenti paling nggak aku gak bakal berhenti belajar bahasa inggris. dan alhmdulillah waktu itu aku menghabiskan les bahasa inggris sampai level adult. yah walaupun masih hah hoh hah hoh pas ngobrol sama bule at least that was a dream i always wanted to do.

Jadi, temen-temen, pesenku satu nih. tanggung jawab itu berat karena kita merasa terbebani dalam menjalankannya. cobalah untuk mulai membiasakan diri menjalani tanggung jawab dengan lebih ringan tanpa mengurangi bebannya sama sekali. anggaplah tanggung jawab itu memang diberikan kepada kita sebagai bentuk pendewasaan. karena semakin banyak tanggung jawab yang seseorang pikul, semakin dewasalah dia.

Selamat menikmati sisa sore temen-temen :)

25 April 2012

Antara Seorang Sahabat dan Paradigma Facebook-nya

Temen-temen, apa sih prinsip hidup kalian?

prinsip hidup tuh bisa dateng dari mana aja yah, terutama sekali datang dari pengalaman hidup yang sangat berkesan dalam hidup di masa lalu. ada juga yang terilhami oleh film atau lagu. terkadang memang kata-kata hebat yang menggugah kita dari sepotong percakapan di film atau satu bait lirik yang menohok hidup kita merupakan hal yang paling sering dikutip sebagai prinsip hidup.

Prinsip bisa berarti pandangan hidup atau paradigma. paradigma mengenai segala sesuatu yang sifatnya pribadi. yang artinya, kadang-kadang kita tidak bisa merubah paradigma seseorang, apalagi memaksakan pandangan hidup kita sebagai pandangan hidup orang lain. iya nggak?

aku pernah punya temen yang punya prinsip enggak bakal punya Facebook untuk tujuan apa pun. padahal udah bener-bener dibilangin sama temen-temennya kalau segala macem tentang kepentingan kelas dan tugas-tugas serta info lain semua tersedia di grup facebook. dan doi tetep kekeuh sama pendiriannya dan kadang suka ngerepotin temen-temen dengan maksa ngirim materi ke email dia atau kadang lebih ekstrem lagi, suruh ngirim via SMS kalo dia lagi ga pakai internet.

kita pasti bertanya-tanya jalan pikirannya kemana sih sampe ngerepotin temen-temen untuk pendiriannya yang menurut sebagian orang ngawur. kita juga ngerasa gitu kok. udah segala cara kita usahain biar dia buat facebook karena kasian juga dia sering ketinggalan informasi kan. we do it for his own good. tapi dia tetep enggak mau.

Entah apa alasannya, mungkin dia memang enggak mau keberadaannya dilacak oleh seseorang dari masa lalu. atau mungkin dia hanya seorang hipster yang gak mengikuti arus mainstream, atau dengan pandangan yang lebih ekstrem lagi, mungkin karena pemilik Facebook adalah seorang yahudi. which is make no sense. apa pun alasan beliau tidak ingin punya Facebook, memang sudah seharusnya kita menghormati keputusannya.

Tapi begitulah manusia dengan pandangan hidupnya, kadang kita juga enggak perlu ikut campur sama pandangan hidup seseorang. tapi bukannya sebuah kebaikan ketika kita meluruskan padangannya yang salah. dengan cara yang tidak lebih salah. oke temen-temen? sampai di sini dulu postingan hari ini. dadah :D

16 April 2012

Adil? Adil Dari Mana Sih, Pak?

Sumpah deh ya yang namanya keadilan itu di dunia ini kayaknya cuma jargon doang. cuma pemanis kata semata. cuma ungkapan sebuah perilaku yang melebarkan kesenjangan sosial. kata yang bikin orang marah-marah mendengarnya.

Sori nih aku marah-marah dulu di awal postingan ini. soalnya abis liat berita koruptor-koruptor kesayangan kita semua di layar kaca. hebat ya mereka. lembaran-lembaran lusuh aja bisa membalikkan meja hijau. kasih amplop, masa hukuman turun. beuh.

Sementara di sisi lain orang-orang gak mampu mendapatkan perlakuan yang "sangat adil" di mata hukum. semua diproses benar-benar tepat seperti yang tertulis pada KUHAP. semuanya. siapa sih yang enggak lupa sama kasus nenek pencuri biji kopi? atau anak yang kebetulan lagi sial ngambil sendal aparat di Masjid. emang sih mencuri tetep mencuri tapi yang bener aja dong bapak, ngambil biji kopi tuh ga ada apa-apanya ketimbang duit miliyaran yang masuk rekening pejabat-pejabat kita. lagian kalo sendalku ilang di Mesjid paling cuma dongkol doang sambil pulang nyeker panas-panasan di atas aspal. abis nonton tipi juga lupa. gak perlu juga kali mas sampe masuk jalur hukum.

Udah deh, yang namanya keadilan udah jelek banget di mata aku pokoknya.

Kalau mengharapkan keadilan bukan jamannya lagi deh masuk ke jalur hukum. pengadilan udah gak terdengar adil banget sekarang ini. cuma Tuhan yang punya pandangan sempurna akan keadilan. ya, sederhananya bagi Tuhan gini: kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, keburukan akan dibalas dengan keburukan. Gak ada urusan nyogok Tuhan miliaran rupiah. Tuhan gak butuh duit bapak-bapak. Tuhan gak butuh kata-kata manis bapak-bapak. Karena Tuhan memiliki semua dan mengetahui semua.

Ah, manusia dan keadilan, dua kata yang gak cocok satu sama lain. capedeh.


11 April 2012

Manusia dan Penderitaan

Hai temen-temen, posting lagi nih. apa kabar semua? Oke, postingan kali ini, teteup enggak jauh-jauh dari ilmu budaya dasar. kali ini aku mau ngobrol santai soal penderitaan.

manusia dan penderitaan, kayaknya dua kata ini enggak pernah lepas satu sama lain ya.coba deh temen-temen flashback sedikit. dari tadi pagi aja. udah berapa kesialan kecil yang temen-temen alami? kalau aku nih ya. tadi pagi aja enggak bawa tas ke kampus. kelewatan bego deh emang. akhirnya pas dosen ngajar udah aja planga-plongo di kursi paling belakang. emang bukan penderitaan serius sih. itu bisa dibilang kebodohan kali ya. tapi kalau dirinci lagi, ada aja deh derita yang kita, sebagai manusia biasa alami setiap harinya. ada aja hal-hal yang bikin kita sedih dan galau setiap harinya. ada aja kejadian yang bikin badan kita berasa dilindes bulldozer. enggak bakal ada habisnya deh kalo ngomongin penderitaan.

Okelah kamu merasa orang paling enggak beruntung di dunia setelah diputusin cewek kamu. okelah kamu merasa lahir di keluarga yang salah abis dimarahin sama bapak kamu. tapi ketahuilah teman, kalau penderitaan  yang kamu alami saat ini merupakan batu pijakan kamu menuju kedewasaan. anggap saja yang rintangan yang sedang kamu jalani ini bisa jadi merupakan musuh yang harus dikalahkan agar kita naik level. tanpa disadari pun, kegagalan dan derita lainnya merupakan bagian dari pembentukan karakter dan pendewasaan kita loh. mereka yang berhasil keluar dari lingkaran derita mereka, merekalah orang yang lebih baik dari mereka yang dulu. jadi temen-temen enggak boleh sedih ketika temen-temen dilanda musibah. lihatlah Nabi. untuk beliau menjadi manusia sempurna tidak lepas dari penderitaannya dalam syiar islam. 

Seharusnya temen-temen bangga kalau Tuhan masih ingin temen-temen menjadi orang yang lebih baik lagi, lebih kuat lagi, lebih bijak lagi, lebih berpengalaman lagi, naik level lagi. berbahagialah kalau temen-temen berhasil melewati cobaan dan ujian-Nya.

Tetapi bagi yang belum bisa juga lepas dari jeratan deritanya, sebenarnya Tuhan telah menyiapkan satu skill lagi untuk temen-temen pelajari yaitu kesabaran dan keikhlasan. eh itu mah dua ya. entah lah. yang menurutku pribadi, orang yang ikhlas dan sabar merupakan sebaik-baiknya manusia.

untuk itu, tetaplah semangat dan jangan kau katakan, "wahai Tuhanku, masalahku terlalu besar!" tetapi katakanlah dengan kepala tegak, "wahai masalahku, aku punya Tuhan yang Maha Besar!"

sekian, sampai jumpa di postingan berikutnya :)

09 April 2012

Sekapur Sirih tentang Cinta

Met siang semua, yang lagi makan siang, selamat makan siang. yang belom, yah kasian banget anda.

Okee, ketemu lagi sama Ekky Pramana, sang pemilik resmi blog ini. heyyoo. karena bentar lagi aku ulang tahun nih, aku pengin bahas sedikit nih soal cinta-cintaan. ceilaaah. bisa kali kasih kado, hehehe. eniwei, sebenernya menurut temen-temen, cinta itu apa sih?

Cinta, definisinya sendiri bisa beda-beda lho. tergantung dari persepsi orang yang berbeda-beda. persepsi yang berbeda bisa jadi terjadi akibat pengalaman yang berbeda yang dialami tiap individu. coba, misalkan nih ya, kalo kata orang yang baru jadian atau lagi kasmaran, cinta itu adalah anugrah terindah dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan blablabla semua yang baik baik deh. lain kasusnya sama orang yang baru aja ditolak atau baru putus. kalau kata mereka cinta hanyalah kebahagian sesaat lah, guilty pleasure lah, kepalsuan dunia lah, apalah. aneh-aneh deh pokoknya. 

Tapi temen-temen, cinta itu bukan berarti cinta terhadap lawan jenis lho. bisa jadi cinta terhadap sesama jenis. eh salah. maksudnya cinta dengan taraf yang berbeda. misalnya cinta terhadap Tuhan dan cinta terhadap Orang Tua yang sama sekali berbeda definisi dengan cinta terhadap kekasih.

berarti, Ky. cinta terhadap kekasih itu maksudnya nafsu ya? loh enggak dong. aku paling enggak setuju sama yang bilang kalau cinta, terutama cinta pada pandangan pertama adalah nafsu belaka. kalau menurutku cara jatuh cinta seseorang hanya ada dua.

Yang pertama, yang biasa orang sebut sebagai nafsu belaka, adalah cinta yang masuk lewat mata dan membutakan hati. ini adalah kasus ketika seseorang mendadak naksir sama orang yang ada di hadapan dia, seketika itu juga hatinya buta. buta akan hal-hal lain di dunia ini. cinta seperti ini, umum dialami oleh remaja-remaja gitu.cinta seperti ini bukan cinta sesaat lho. ada juga kok yang cintanya enggak lekang zaman. yah walaupun contohnya udah dikit kali ya. jadi temen-temen, bukan cuma mie yang bisa instan. cinta juga ada yang instan. 

nah yang kedua ini yang kita bisa bilang sebagai cinta sejati, ketika cinta itu masuk melalui hati dan membutakan mata. orang-orang seperti ini udah gak peduli lagi sama cewek secakep apapun. dan udah bodo amat sama kekurangan pasangannya, baik lahir maupun batin. cinta yang kayak gini nih cakep banget deh pokoknya.

bagi sebagian orang, memiliki cinta sejati adalah impiannya. banyak sekali orang yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk mencari pasangan hidupnya, yang belum tentu ketemu juga. maka bagi kamu yang udah pacaran, hargailah pasanganmu sebagaimana mestinya.karena bisa jadi ketika dia telah pergi, kamu baru tersadar bahwa dialah yang terbaik. sekian.

ayo jangan pada nangis, aku pamit dulu ya :D